KPKM-RI Apresiasi Sinergi Lintas Lembaga, Seminar P4GN Pematangsiantar Sukses Edukasi Pelajar

Pematangsiantar, Berita Indonesia – Keberhasilan pelaksanaan Seminar Edukasi, Sosialisasi dan Penyuluhan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bagi pelajar SMP se-Kota Pematangsiantar tidak terlepas dari dukungan dan sinergi berbagai pihak.

KONGRES PEMBERANTASAN KORUPSI MANIPULATIF RAKYAT INDONESIA (KPKM-RI) menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, BNN, Dinas Kesehatan, jajaran pendidikan, kepala sekolah serta para guru pembimbing yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.

Seminar yang digelar Jumat, 11 September 2026, di Hotel Grand Palm Pematangsiantar itu mengusung tema “Selamatkan Generasi, Putus Mata Rantai Narkoba, Wujudkan Pelajar SMP Kota Pematangsiantar Bersih Narkoba.”

Kegiatan diikuti 163 siswa/i SMP dan 30 guru pembimbing. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab, tes urine terhadap peserta yang dipilih secara acak, kampanye anti narkoba hingga deklarasi bersama.

Ketua Umum KPKM-RI, Hunter D. Samosir, menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah memberikan waktu, tenaga dan perhatian dalam memberikan edukasi kepada generasi muda.

“Seminar ini dapat berjalan dengan baik karena adanya sinergi. Kami tidak bekerja sendiri. Ada pemerintah, aparat penegak hukum, BNN, Dinas Kesehatan, Kejaksaan, sekolah, guru dan seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap masa depan anak-anak kita,” ujar Hunter.

KPKM-RI secara khusus mengapresiasi Wali Kota Pematangsiantar yang dalam kegiatan tersebut diwakili Syaiful Rizal, S.STP., Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Menurut KPKM-RI, kehadiran pemerintah daerah menunjukkan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pelajar merupakan tanggung jawab bersama.

Apresiasi juga disampaikan kepada Kepala BNN Pematangsiantar, Mushab Aulia Hasibuan, yang memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Dalam seminar, Frensi Purba hadir mewakili BNN sebagai narasumber dan memberikan edukasi mengenai P4GN serta bahaya narkotika bagi pelajar.

Sebagai bentuk penghargaan atas dukungan BNN, plakat dan sertifikat KPKM-RI diterima langsung oleh Kepala BNN Pematangsiantar, Mushab Aulia Hasibuan.

Dukungan serupa datang dari Satres Narkoba Polres Pematangsiantar. KPKM-RI menyampaikan apresiasi kepada Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar, AKP Irwanta Sembiring, S.H., M.H.

Dalam kegiatan tersebut, beliau diwakili Ipda Ganda Sinaga, S.H., yang hadir sebagai narasumber. Ipda Ganda memberikan pemahaman mengenai pencegahan dan penindakan penyalahgunaan narkotika.

Ia juga turut terlibat dalam pelaksanaan tes urine terhadap 20 peserta yang dipilih secara acak bersama pihak Dinas Kesehatan.

Dari pemeriksaan tersebut, seluruh peserta yang menjalani tes urine dinyatakan negatif.

KPKM-RI menilai pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari edukasi dan upaya pencegahan dini. Tes urine dilakukan bukan untuk memberikan stigma kepada pelajar, tetapi untuk membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan pendidikan dari narkoba membutuhkan kepedulian dan langkah nyata.

Sebagai bentuk penghargaan kepada Satres Narkoba Polres Pematangsiantar, plakat dan sertifikat KPKM-RI diterima Ipda Ganda Sinaga, S.H., sebagai perwakilan AKP Irwanta Sembiring, S.H., M.H.

Dari sektor kesehatan, KPKM-RI juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, Urat Simajuntak, yang dalam kegiatan tersebut diwakili Sri Puji Wahyuni.

Sri Puji Wahyuni memberikan edukasi mengenai dampak penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan sekaligus mendukung pelaksanaan tes urine peserta.

Sementara dari unsur kejaksaan, KPKM-RI menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Erwin Purba, yang diwakili Mariana Marta Herawati Silaen, S.H., M.H., sebagai narasumber.

Mariana memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai aspek hukum, termasuk penanganan anak yang berhadapan dengan hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurut Hunter, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut memberikan kekuatan tersendiri terhadap pesan pencegahan narkoba yang disampaikan kepada pelajar.

“Kami sangat menghargai setiap pihak yang hadir dan mengambil bagian. Bagi kami, keberhasilan kegiatan ini bukan hanya tentang terselenggaranya sebuah acara, tetapi tentang bagaimana pesan pencegahan narkoba dapat benar-benar sampai kepada pelajar,” katanya.

Hunter berharap edukasi P4GN tidak berhenti pada satu kegiatan. Menurutnya, perlindungan terhadap generasi muda membutuhkan kesinambungan dan kolaborasi seluruh elemen.

Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi siswa. Guru menjadi pembimbing, orang tua menjadi pelindung, pemerintah memberikan dukungan, aparat penegak hukum menjalankan fungsi pencegahan dan penindakan, BNN memperkuat program P4GN, sementara masyarakat ikut menjaga lingkungan.

Semangat tersebut kemudian diwujudkan melalui kampanye anti narkoba yang diikuti para pelajar dan guru pembimbing.

Peserta bergerak dari Jalan Vandelpat menuju Gedung DPRD Kota Pematangsiantar, kemudian kembali ke Hotel Grand Palm.

Kegiatan ditutup dengan deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen untuk menjaga generasi muda dan lingkungan pendidikan dari penyalahgunaan narkotika.

KPKM-RI juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua MKKS SMP Kota Pematangsiantar, Linda R. Simare-mare, jajaran MKKS, para kepala sekolah serta 30 guru pembimbing yang telah mendukung keikutsertaan siswa dalam kegiatan tersebut.

Bagi KPKM-RI, keberhasilan seminar tersebut menunjukkan bahwa pencegahan narkoba akan semakin kuat ketika seluruh unsur bergerak bersama.

Tidak cukup hanya berbicara tentang bahaya narkoba. Generasi muda juga perlu diberikan pengetahuan, ruang untuk bertanya, perlindungan, pendampingan dan lingkungan yang sehat.

“Terima kasih kepada seluruh narasumber dan semua pihak yang telah menjadi bagian dari kegiatan ini. Semoga sinergi yang telah terbangun tidak berhenti di seminar, tetapi terus berlanjut dalam berbagai upaya menyelamatkan generasi muda Pematangsiantar,” tutup Hunter.

Dari Pematangsiantar, satu pesan terus digaungkan: edukasi generasi, cegah narkoba, tegakkan hukum dan lindungi masa depan anak bangsa.

(Laporan S. Hadi Putra Tambak)

Tagar: #KPKMRI, #P4GN, #Pematangsiantar, #CegahNarkoba, #PelajarBersihNarkoba, #BNN, #SatresNarkoba, #Kejaksaan, #Pendidikan, #BeritaIndonesia


37

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *