Techbiz.id – Minggu depan, Vivo akan meluncurkan Seri X500 di Tiongkok. Jajaran produk ini akan mencakup tiga model, yaitu Vivo X500, Vivo X500 Pro, dan Vivo X500 Pro Max, berbeda dengan tahun lalu yang awalnya hanya mencakup dua model. Vivo baru-baru ini mengungkap desain ketiga smartphone yang akan datang tersebut.
Vivo ini sendiri melengkapi Vivo X500 versi standar dengan modul kamera belakang desain baru yang memiliki aksen bulat lebih kecil. Platform benchmarking kini akan menampilkan smartphone terbaru tersebut dengan chipset MediaTek Dimensity seri 9000 yang telah membedakannya dari SoC andalan Vivo X500 Pro dan X500 Pro Max.
Perkiraan Spesifikasi dan Fitur Vivo X500

Platform benchmarking Geekbench kini mencatat kehadiran sebuah smartphone Vivo misterius dengan nomor model V2609A. Menurut laporan GSMArena, nomor model tersebut milik model Vivo X500 standar yang akan datang. Perangkat ini terdaftar dengan chipset MediaTek octa-core dengan pengenal MT6993. Laporan tersebut menegaskan bahwa chipset MediaTek Dimensity 9600M yang baru meluncur ini mirip dengan SoC MediaTek Dimensity 9500 tahun lalu.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa Vivo X500 membawa empat inti efisiensi berkecepatan 2,7GHz, tiga inti performa berkecepatan 3,5GHz, serta satu inti utama berkecepatan clock puncak 4,21GHz. Penguji mendeteksi Vivo X500 memiliki RAM sebesar 11,06GB yang kemungkinan akan masuk pasar sebagai kapasitas 12GB. Pengamat Internasional juga memperkirakan Vivo akan meluncurkan ponsel ini dengan sistem operasi OriginOS 7 terbaru yang berbasis Android 17.
Vivo X500 yang rumornya beredar luas itu berhasil mencetak skor 3.061 pada uji kinerja single-core dan 8.559 pada uji kinerja multi-core Geekbench. Jika rumor ini telah terbukti benar, maka Vivo akan menyematkan chipset yang berbeda pada Vivo X500 dari seri Vivo X500 Pro. Pabrikan smartphone tersebut baru-baru ini juga telah mengumumkan bahwa chipset octa-core MediaTek Dimensity 9600 Pro akan menenagai ponsel Vivo X500 Pro dan Vivo X500 Pro Max.
SoC canggih ini memiliki tiga inti efisiensi, tiga inti performa, dan dua inti utama, dengan kecepatan clock puncak hingga sebesar 4,55GHz. Sebagaimana penjelasan sebelumnya, pihak produsen ini sendiri telah memamerkan desain Vivo X500 kepada publik. Ponsel ini akan tetap menggunakan modul kamera belakang dengan berbentuk lingkaran.
Namun, pihak perusahaan kini membuat modul tersebut lebih kecil dan menempatkannya di sudut kiri atas panel belakang yang datar. Vivo juga bakalan menyematkan sistem tiga kamera belakang pada ponsel pintar ini. Vivo merencanakan peluncuran ponsel terbaru ini di Tiongkok pada 21 September pukul 19.00 waktu setempat (16.30 IST).
Baca Juga : Samsung Galaxy A08 Resmi Hadir dengan Baterai 6.000 mAh dan Chipset Helio G99
Kelebihan dan Kekurangan Vivo X500
Kelebihan Vivo X500
- Chipset Flagship 2nm Pertama: Vivo X500 series menjadi salah satu lini ponsel Android pertama yang mengadopsi teknologi chipset fabrikasi 2nm dari MediaTek (Dimensity 9600 series). Chipset ini membawa peningkatan performa puncak GPU hingga 27% serta efisiensi daya multi-core yang jauh lebih hemat.
- Kamera Kelas Profesional & Optik ZEISS : Vivo menyematkan sistem kamera mutakhir hasil kolaborasi dengan ZEISS serta dukungan chip pencitraan Blueprint. Varian standar menggunakan konfigurasi lensa utama 50 MP (sensor besar 1/1.28 inci), ultra-wide 50 MP, dan telefoto periskop 64 MP. Lini ini fokus pada optimalisasi perekaman video HDR dalam kondisi backlight dan video format LOG 10-bit.
- Baterai Raksasa (Silikon-Karbon): Berbeda dengan flagship tipis pada umumnya, Vivo X500 mengusung teknologi baterai berbasis Silicon-Carbon dengan kapasitas mencapai 7.000 mAh hingga 7.500 mAh akan tetap mempertahankan kenyamanan genggaman.
- Pengisian Daya Cepat : Vivo menyematkan fitur pengisian daya cepat kabel 90W – 100W serta dukungan wireless charging 50W.
- Layar LTPO OLED dengan Kualitas yang Sangat Tinggi Sekali: Menampilkan panel visual AMOLED/LTPO beresolusi tinggi (1.5K hingga 2K) dengan refresh rate adaptif 120Hz yang sangat mulus dan ramah mata berkat frekuensi peredupan PWM yang tinggi.
- Sistem Operasi Terbaru: Datang langsung dengan sistem operasi Android 17 berbasis antarmuka OriginOS 7 / Funtouch OS terbaru.
Kekurangan Vivo X500
- Modul Kamera Belakang Tebal: Ponsel terbaru ini akan membawa sensor gambar berukuran masif (1/1.28 inci) dan teknologi lensa periskop yang kompleks. Dengan ini, pengamat memprediksi tonjolan modul kamera belakangnya akan tebal dan menonjol.
- Harga Diprediksi Tinggi: Penggunaan komponen terbaru (seperti teknologi 2nm dan baterai silikon-karbon) memicu prediksi bahwa harga rilis jajaran ponsel premium kelas teratas ini bakal tinggi.
- Bobot Lebih Berbobot: Kapasitas baterai hingga 7.500 mAh serta susunan kaca-logam premium kemungkinan membuat perangkat ini terasa mantap dan berat daripada ponsel standar sekelasnya.
- Konsumsi Daya Kamera Tinggi: Ponsel ini memiliki pemrosesan AI gambar dan video yang sangat masif. Dengan ini, daya baterai akan terkuras lebih cepat pada saat mode kamera aktif secara intensif.
- Tidak Ada Slot Memori Eksternal: Seperti ponsel flagship modern lainnya, perangkat ini tidak mendukung slot kartu SD tambahan. Dengan ini, Anda tentunya harus bijak dalam memilih kapasitas penyimpanan internal (256 GB / 512 GB / 1 TB) sejak awal membeli.
Harga dan Ketersediaan Vivo X500
Perkiraan Harga
- Vivo X500 (Standar): Pengamat memprediksi model ini menjadi opsi paling ramah kantong. Lalu rumor harga untuk versi global adalah mulai $745 hingga $899 (sekitar Rp11,4 juta hingga Rp13,8 juta).
- Sebagai perbandingan, seri pendahulunya (X300 series) kala itu dirilis dengan harga mulai dari $949 untuk varian standar. Seri X500 dipastikan akan tetap bersaing di segmen flagship premium.
Ketersediaan
- Rilis Pertama: Situs Vivo Tiongkok telah membuka pemesanan awal menjelang peluncuran resminya pada tanggal 21 September 2026.
- Pasar Indonesia & Global: Peluncuran global dan kehadirannya di Indonesia biasanya memerlukan waktu beberapa minggu hingga bulan setelah debut di Tiongkok. Kabar baiknya, salah satu varian tertinggi dari seri ini, yaitu Vivo X500 Pro Max, dilaporkan sudah lolos sertifikasi TKDN di Indonesia dengan nomor model V2610. Hal ini menandakan bahwa seri X500 kemungkinan besar akan resmi masuk ke pasar Indonesia tidak lama setelah peluncuran globalnya
